PUISI IMLA
IMLA Aku mengajari membaca imla menulis kalam Bukan pujian atau tahta yang kupinta Hanya bahagia dan kemuliaan kau dapatkan Dari jiwa jiwa yang berkalang tersayang Tak pantaslah kau teriakan gema berbahagia Tatkala isi kepala tak ada yang berguna Hanya hayalan berhiaskan hingar bingar berita dusta Dan angan yang kosong tanpa cita tanpa asa Aku berdiri tegak menantang aral dan halangan yang mendera Tak pedulikan cacian dan cemoohan yang menggunjing Kala hati bertahta sebuah cerita tentang kelana jiwa Yang menyongsong pagi dengan sejuta senyum dan tebaran asa Makimu aku berharap tahta kecintaan penguasa Cemoohmu aku bagaikan srigala berbulu domba Gunjinganmu peka ditelingaku dengan sejuta gurau namun nyata Menghina segala darma tuk ciptakan deburan gelora Helaan nafas yang terganjal perasaan tak puas Cucuran air mata biarlah yang selalu jadi sandaran Bila masih ada asa harap dan kekuatan kutegak...