PUISI Rapuh
Rapuh
Wajah wajah pucat dalam kebisuan
Diujung waktu menanti tanpa kepastian
Raga seakan renta tiada kekuatan
Mata seakan kesat sulit dibukakan
Hingar bingar yang terlihat dalam ingatan
Kabar kabar samar sampai tanpa seleksi
Masuk menjejali otak penat memusingkan
Lelah jiwa raga serta fikiran
Jangankan memikirkan masa depan
Tantangan didepan mata pun seakan tak
terbayang
Yang tinggal hanya damba damba kesenangan
Tanpa sesal tak perduli dikalahkan
Raga yang diharapkan kuat jadi penopang
Jiwa yang didambakan jadi tumpuan
Terkulai kaku tiada kekuatan
Bagai ranting
patah tersungkur ditanah
Adakah secercah harap dalam kebutaan
Adakan sebongkah intan yang jadi dambaan
Kelak tua janganlah menderita
Kala muda terbuang sia sia
Komentar
Posting Komentar