Puisi Pejuang

 

Pejuang

Sosokmu ringkih dengan sejuta perih

Perih hati terkoyak jiwa

Darma demi darma menuntutmu terus bekerja

Waktu tiada pasti kapan belalu pergi


Tak sejenak kau rehat dalam kenyamanan

Tak sedetik kau berhenti dari pencarian

Nyaman sepertinya emggan datang bertandang

Yang kau cari tiada pasti kau temukan


Peluh mengucur seluruh badan

Porak raga terluka tak kau hiraukan

Kau tetap tengadah maju kedepan

Meski raga menua asa seakan meronta


Damba mu kemuliaan jiwa jiwa yang kau sayang

Meski tak satupun sesuai yang kau harapkan

Kasihmu membuat mu terhimpit beban

Sampai kapan kau jadi pejuang diujung harapan


Bung ...

tubuhmu sudah tak lagi kekar

Bahumu sudah tak lagi kuat untuk memikul

Aku tahu kau masih bertahan darii letih

Meski tergopoh kaki kian tertatih


Tak adakah pengganti penopang diri 

dari lara yang tiada berhenti

bilakah mata tentram terpejam 

meski sejenak tenang dalam haribaan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD KEARIFAN LOKAL

Materi Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

LKPD POTENSI SDA KLS 8