LKPD Masa Pemerintahan Megawati Soekarno P
LEMBAR
KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
- Sekolah : MTs
Negeri 2 Garut
- Mata Pelajaran
: IPS Terpadu
- Kelas/Semester
: IX / Genap
- Materi : Masa Pemerintahan Repormasi (Megawati
Soekarno Putri)
- Alokasi Waktu :
2 x 20 menit
A. Kompetensi Dasar
3.4 Menganalisis kronologi, perubahan dan kesinambungan ruang (geografis,
politik, ekonomi, pendidikan, sosial, budaya) dari masa awal kemerdekaan sampai
awal reformasi.
4.4 Menyajikan hasil analisis kronologi perubahan dan kesinambungan tersebut.
B. Tujuan
Pembelajaran:
- Mengidentifikasi kebijakan politik dan
ekonomi masa Pemerintahan Megawati Soekarno Putri
- Menganalisis
dampak positif dan negatif masa Pemerintahan Megawati
Soekarno Putri
- Menyajikan
hasil diskusi dalam bentuk laporan sederhana.
C. Materi Pembelajaran
Megawati
Soekarnoputri adalah Presiden ke-5 Indonesia sekaligus perempuan pertama yang
menjabat sebagai kepala negara dalam sejarah republik Indonesia. Putri dari Proklamator dan Presiden pertama
Indonesia, Ir. Soekarno, Megawati dikenal sebagai simbol keteguhan dan
konsistensi dalam dunia politik. Ia naik menjadi presiden pada 23 Juli 2001
setelah pemberhentian Abdurrahman Wahid (Gus Dur) oleh Sidang Istimewa MPR. Kepemimpinan Megawati berlangsung pada masa
transisi penting pasca-reformasi, di mana Indonesia tengah menghadapi tantangan
ekonomi, politik, dan keamanan yang kompleks. Sebagai tokoh utama Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ia dikenal berperan besar dalam menjaga
stabilitas politik nasional dan memperkuat fondasi demokrasi yang mulai tumbuh
setelah jatuhnya rezim Orde Baru.
Biografi
Singkat Megawati Soekarnoputri
Nama lengkap: Dyah Permata Megawati
Setyawati Soekarnoputri
Tempat, tanggal lahir: Yogyakarta, 23 Januari 1947
Orang tua: Ir. Soekarno (Presiden pertama RI) dan Fatmawati Soekarno
Suami: Taufiq Kiemas (alm.)
Anak: Puan Maharani, Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo
Partai politik: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
Megawati menempuh pendidikan di
Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Bandung, namun tidak
menyelesaikannya karena situasi politik kala itu. Sebagai anak dari tokoh besar
bangsa, ia tumbuh dalam lingkungan politik yang kental dengan nilai-nilai perjuangan.
Menurut arsip Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) dan Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia (LIPI), Megawati dikenal sebagai sosok yang sederhana
namun memiliki keteguhan prinsip yang kuat, warisan dari ayahandanya, Soekarno.
Gaya
Kepemimpinan dan Kebijakan Penting
Sebagai Presiden, Megawati
Soekarnoputri dikenal berhati-hati, tenang, dan berorientasi pada stabilitas.
Ia menekankan pentingnya keteraturan dan keseimbangan dalam pemerintahan.
Menurut laporan Setneg RI (2004), gaya kepemimpinannya sering digambarkan sebagai
bentuk kepemimpinan “diam tapi tegas”. Di bawah pemerintahannya, Indonesia
mulai membaik dari krisis ekonomi dengan melanjutkan kerja sama internasional,
termasuk program restrukturisasi keuangan dengan IMF dan Bank Dunia.
Megawati juga memperkuat diplomasi
luar negeri Indonesia, terutama setelah Tragedi Bom Bali 2002, dengan
menggalang kerja sama global dalam pemberantasan terorisme. Selain itu, ia
memperluas pelaksanaan otonomi daerah melalui UU No. 32 Tahun 2004, memberikan
kewenangan lebih besar bagi daerah untuk mengatur pembangunan lokal.
Selain itu, masa pemerintahan
Megawati Soekarnoputri juga ditandai dengan beberapa capaian penting di bidang
infrastruktur dan tata kelola pemerintahan. Ia menaruh perhatian besar pada
penguatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mendorong efisiensi manajemen
keuangan negara melalui kebijakan transparansi anggaran. Di masa
kepemimpinannya, proyek-proyek strategis seperti pembangunan jaringan listrik
nasional dan peningkatan kapasitas pelabuhan serta bandara utama mulai
digencarkan kembali setelah sempat terhenti akibat krisis ekonomi. Menurut data
Bappenas (2003), tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat dari 3,6% pada
tahun 2001 menjadi sekitar 5% pada akhir masa pemerintahannya, menandakan mulai
pulihnya kepercayaan publik dan investor terhadap perekonomian nasional.
Akhir
Masa Jabatan dan Dinamika Politik
Menjelang akhir masa
pemerintahannya, Megawati menghadapi tantangan berupa perlambatan ekonomi
global dan tekanan politik dalam negeri. Dalam Pemilu Presiden 2004, ia maju
sebagai calon presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat, namun
dikalahkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski demikian, Megawati tetap
menjadi sosok penting di dunia politik. Ia terus memimpin PDI Perjuangan,
partai terbesar di Indonesia, dan berperan besar dalam kemenangan Joko Widodo
(Jokowi) sebagai Presiden pada 2014 dan 2019.
Warisan
dan Pengaruh Megawati Soekarnoputri
Warisan politik Megawati
Soekarnoputri sangat besar bagi bangsa Indonesia. Ia berhasil menjaga
stabilitas nasional di masa sulit, memperkuat sistem otonomi daerah, serta
membuka jalan bagi demokrasi langsung. Di sisi lain, Megawati juga menjadi ikon
perempuan Indonesia dalam politik, membuktikan bahwa kepemimpinan nasional
tidak dibatasi oleh gender.
Menurut laporan Kementerian
Pemberdayaan Perempuan (KPPPA) dan LIPI, kepemimpinan Megawati meningkatkan
representasi perempuan dalam lembaga politik Indonesia secara signifikan.
Hingga kini, ia masih menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di negeri ini,
baik sebagai Ketua Umum PDI-P maupun penjaga ideologi Pancasila yang diwariskan
oleh ayahnya, Soekarno.
Kegiatan
Pembelajaran
Kegiatan
Pembelajaran: Diskusikan permasalahan berikut ini!
- Siapa tokoh pada gambar di atas?
Jawab:
..............................................................
- Ceritakan kembali sejarah Biografi tokoh di
atas secara singkat, padat dan jelas!
Jawab:
..............................................................
- Apa saja kebijakan Politik dan ekonomi masa
pemerintahan beliau?
Jawab:
..............................................................
- Apa yang
menjadi penyebab berahirnya pemerintahan Abdurrahman Wahid Gus Dur?
Jawab:
..............................................................
Buatlah
laporan hasil diskusi kalian pada buku catatan masing- masing!
Komentar
Posting Komentar