LKPD Demokrasi Terpimpin
LEMBAR
KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Mata Pelajaran
: Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Kelas/Semester
: IX / Semester 2
Materi Pokok :
Demokrasi Terpimpin di Indonesia
Identitas Peserta Didik
- Nama :
.....................................................
- Kelas :
.....................................................
- Nomor Absen :
.....................................................
- Tanggal :
.....................................................
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan latar belakang
lahirnya Demokrasi Terpimpin.
- Mengidentifikasi ciri-ciri Demokrasi Terpimpin.
- Menjelaskan kebijakan politik pada masa Demokrasi Terpimpin.
- Menganalisis dampak Demokrasi Terpimpin bagi kehidupan bangsa
Indonesia.
Petunjuk Pengerjaan
- Bacalah materi dengan cermat.
- Diskusikan dengan teman
sekelompokmu.
- Jawablah setiap pertanyaan dengan
jelas dan benar.
- Kerjakan dengan penuh tanggung
jawab.
Materi
Demokrasi Terpimpin adalah sistem pemerintahan
yang berlaku di Indonesia pada tahun 1959–1965. Sistem ini diterapkan setelah Presiden Soekarno
mengeluarkan Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang menyatakan kembali ke UUD 1945.
Dalam Demokrasi Terpimpin, kekuasaan lebih banyak terpusat pada presiden. Peran
partai politik dan lembaga legislatif menjadi terbatas, sementara militer dan
presiden memiliki pengaruh yang sangat besar.
Ciri utama Demokrasi Terpimpin antara lain
dominasi presiden, berkurangnya peran partai politik, pembentukan
lembaga-lembaga negara di luar UUD 1945, serta munculnya konsep NASAKOM
(Nasionalis, Agama, dan Komunis).
ahirnya Demokrasi Terpimpin dilatarbelakangi oleh
beberapa faktor berikut:
- Ketidakstabilan Politik pada Masa Demokrasi Liberal
Pergantian kabinet yang sering terjadi menyebabkan pemerintahan tidak berjalan efektif. - Kegagalan Konstituante
Konstituante yang dibentuk hasil Pemilu 1955 gagal menyusun Undang-Undang Dasar yang baru. - Ancaman Disintegrasi Bangsa
Munculnya berbagai pemberontakan daerah seperti DI/TII, PRRI, dan Permesta. - Keinginan Presiden Soekarno
Presiden Soekarno menilai demokrasi Barat tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
Puncaknya, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekret Presiden 5 Juli 1959.
Dekret Presiden 5 Juli 1959
Isi Dekret Presiden 5 Juli 1959 antara lain:
- Pembubaran Konstituante.
- Berlakunya kembali UUD 1945 dan
tidak berlakunya UUDS 1950.
- Pembentukan MPRS dan DPAS.
Dekret ini menjadi dasar dimulainya sistem
Demokrasi Terpimpin.
Pengertian Demokrasi Terpimpin
Demokrasi Terpimpin adalah sistem demokrasi yang
seluruh keputusan dan kebijakan politik dipimpin langsung oleh presiden sebagai
pemimpin revolusi. Dalam praktiknya, kekuasaan negara terpusat pada Presiden
Soekarno.
Ciri-Ciri Demokrasi Terpimpin
Beberapa ciri utama Demokrasi Terpimpin, yaitu:
- Kekuasaan presiden sangat besar.
- Peran partai politik dibatasi.
- DPR hasil pemilu dibubarkan dan
diganti dengan DPR-GR.
- Presiden sebagai pemimpin besar revolusi.
- Tidak adanya kebebasan pers
sepenuhnya.
- Munculnya lembaga negara di luar UUD 1945.
Konsep NASAKOM
7. NASAKOM adalah singkatan dari Nasionalis, Agama, dan Komunis.
Konsep ini bertujuan untuk menyatukan tiga kekuatan politik utama di Indonesia
agar tidak saling bertentangan.
8. Dalam praktiknya, konsep NASAKOM memberi ruang besar bagi PKI dalam
pemerintahan.
Sistem Politik pada Masa
Demokrasi Terpimpin
- Presiden sebagai pusat kekuasaan
Presiden memiliki wewenang eksekutif dan legislatif. - Peran Militer
Militer memiliki peran penting dalam bidang politik dan keamanan. - Peran Partai Politik
Partai politik tidak memiliki kebebasan penuh seperti pada masa Demokrasi Liberal.
Kebijakan Pemerintah pada Masa
Demokrasi Terpimpin
1. Bidang Politik
- Pembentukan MPRS dan DPR-GR.
- Penetapan Presiden Seumur Hidup
(1963).
- Politik luar negeri bebas aktif
yang condong ke blok Timur.
2. Bidang Ekonomi
- Nasionalisasi perusahaan asing.
- Penerapan ekonomi terpimpin.
- Terjadinya inflasi tinggi.
3. Bidang Sosial dan Budaya
- Pengendalian pers dan kebebasan
berpendapat.
- Seni dan budaya diarahkan untuk
mendukung revolusi.
Dampak Demokrasi Terpimpin
Dampak Positif:
- Stabilitas politik relatif
terjaga.
- Persatuan bangsa diperkuat.
Dampak Negatif:
- Terjadinya penyimpangan UUD 1945.
- Kekuasaan terpusat pada presiden.
- Kehidupan demokrasi tidak
berkembang.
- Krisis ekonomi dan inflasi tinggi.
Berakhirnya Demokrasi Terpimpin
5.
Demokrasi Terpimpin berakhir setelah terjadinya peristiwa Gerakan 30
September 1965 (G30S) yang diikuti dengan melemahnya kekuasaan Presiden
Soekarno dan munculnya Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto.
Kegiatan Peserta Didik
Kegiatan 1: Diskusi Kelompok
Jawablah pertanyaan berikut secara berkelompok!
- Apa yang melatarbelakangi lahirnya Demokrasi Terpimpin?
- Mengapa Presiden Soekarno
mengeluarkan Dekret Presiden 5 Juli 1959?
- Jelaskan konsep NASAKOM dalam Demokrasi Terpimpin!
Tuliskan hasil diskusi:
.....................................................................................
.....................................................................................
Kegiatan 2: Analisis
Perhatikan pernyataan berikut!
"Pada masa Demokrasi Terpimpin, kekuasaan
presiden sangat besar dan peran DPR menjadi lemah."
Berdasarkan pernyataan tersebut, jawablah:
- Apakah dampak positif dari sistem Demokrasi Terpimpin?
- Apakah dampak negatif dari sistem Demokrasi Terpimpin?
Jawaban:
.....................................................................................
.....................................................................................
Kegiatan 3: Uji Pemahaman (Individu)
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
- Demokrasi Terpimpin mulai berlaku
di Indonesia sejak .... a. Pemilu 1955 b. Konferensi Meja Bundar c. Dekret
Presiden 5 Juli 1959 d. Proklamasi Kemerdekaan
- Tokoh yang berperan penting dalam
pelaksanaan Demokrasi Terpimpin adalah .... a. Soeharto b. Mohammad Hatta
c. Sutan Sjahrir d. Soekarno
- Salah satu ciri
Demokrasi Terpimpin adalah .... a. Kebebasan pers yang luas b. Kekuasaan
presiden terbatas c. Dominasi presiden dalam pemerintahan d. Peran DPR
sangat kua
Refleksi
Tuliskan pendapatmu tentang sistem Demokrasi
Terpimpin!
.....................................................................................
.....................................................................................
Komentar
Posting Komentar