HIKMAH HARI KE 15 RAMADHAN

 

HIKMAH HARI KE 15 RAMADHAN

1.    Pertengahan Ramadhan: Evaluasi dan Perbaikan Diri

Alhamdulillah kita sudah memasuki hari ke-15 Ramadhan  pertengahan bulan suci, ini saat yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap ibadah dan amalan yang telah dilakukan dan memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas ibadah. Firman Allah dalam surat Adz zariyat ayat 56:

 

Perbanyaklah amal ibadah di bulan Ramadhan ini dan Allah akan melipatgandakan pahala bagi manusia yang melakukannya

 2.    Memperkuat Niat dan Keistiqomahan

Pada saat ini , sebagian orang mulai mengalami penurunan semangat dalam menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya, bahkan ada yang hanya mengisi bulan Ramadhan dengan memperbanyak tidur dan bermalas-malasan,dengan alasan lemah letih lesu karena tidak bisa makan dan minum.  Oleh karena itu, penting untuk memperbarui niat dan tetap istiqomah dalam kebaikan agar bisa meraih keutamaan Ramadhan hingga akhir.

Abu Darda Radhiyallohu Anhu mengatakan:”Al imanu yazidu wa yanqush’’,yang artinya iman itu bisa bertambah dan bisa berkurang, maka berdekatanlah dengan orang-orang dan lingkungan yang bisa meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

3.    Keberkahan dan Ampunan Allah

Allah SWT menjanjikan ampunan dan keberkahan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah. Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim), ini waktu yang tepat untuk kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT memohon rahmat dan ampunan-Nya dari segala dosa yang telah kita perbuat baik yang terasa maupun tidak selagi masih diberi kesempatan diberi nikmat hidup,  tahun depan bisa jadi kita tidak  bertemu bulan yang penuh ampunan ini karena kematian datangnya tiba-tiba tak memberi kabar dan berita.

 4.    Momentum untuk Meningkatkan Amal Kebaikan

Seiring dengan semakin dekatnya sepuluh malam terakhir Ramadhan, hari ke-15 menjadi kesempatan untuk meningkatkan amal kebaikan, seperti:

·                  *     Memperbanyak membaca Al-Qur’an, di rumah, sekolah ataupun di mesjid dan mushola

·                       Melakukan sedekah, serbu, jumkoh dsb.

  • Memperbanyak doa dan dzikir. Daripada ngobrol tak karuan bergunjing, gibah dsb lebih baik berdo’a, bersholawat, takbir dan tahmid membasahi bibirmu yang senantiasa selalu mengingat Allah
  • Menjalin silaturahmi dan memperbaiki hubungan dengan sesama baik secara nyata maupun maya

5.    Refleksi Makna Kesabaran dan Keikhlasan

Selama dua minggu berpuasa, kita belajar tentang kesabaran dalam menahan hawa nafsu dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah. Hal ini menjadi pelajaran berharga yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya di bulan Ramadhan saja

6. Bersiap Menyambut Lailatul Qadar

Setelah memasuki pertengahan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk lebih meningkatkan ibadah karena semakin dekat dengan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.Mari kita manfaatkan hari ke-15 Ramadhan ini untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar mendapatkan keberkahan serta ampunan-Nya.

Surat Al-Qadr ayat 1-5 tentang kemuliaan lailatul qadar:

ا - اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ -
    Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Lailatulqadar.

٢ - وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ-
   
Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?
٣- لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
-
    Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan

٤ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍ
   
Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ٥

    Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar

Nabi SAW bersabda, "Carilah lailatul qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan." (HR Bukhari & Muslim)

Rasulullah SAW juga bersabda, "Barang siapa yang berusaha menggapainya (lailatul qadar), hendaknya dia berusaha menggapainya pada malam kedua puluh tujuh." (HR Muslim, Ahmad, Abu Dawud & Tirmidzi).

Dengan demikian marilah kita tetap semangat dalam beribadah di bulan Ramadhan ini, semoga kita mendapatkan ribuan keberkahan, rahmat serta ampunan dari Allah SWT.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD KEARIFAN LOKAL

Materi Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

LKPD POTENSI SDA KLS 8