PUISI PERKUTUT

 

  Perkutut

Burung berkicau tiada henti riuh sekali

Cicit cuit cicit cuit bagai tak kenal Lelah

Kicauan  mengisi ruangan hingga riuh berisik

Nyanyiannya menebarkan kemurkaan

 

Tabuhan genderang  riuh juga memekakan telinga

Mata kepala berkunang teramat bising kurasakan

Tak bisakah kau berhenti sejenak kebisingan?

Biarkan jiwa tentram menghampiriku barang sekejap

 

Sepertinya kau tak puas bila tak melihatku tergilas

Bisikanmu menuai kegersangan dalam kegalauan

Mestinya kunikmati kemerduan suaramu kala ku rindu

Namun syairmu bermantera kemurkaan hingga Lelah aku mendengar ujaran

 

Duh burung….nyanyikanlah lagu merdu untukku

Bukan kicauan bisisng yang membuatku pusing

Tak bisakah sejenak diam dalam kegaduhan

Meski tak ingin murka akupun bertuah muntah

 

Dasar burung prukutut berbuih mulut

Ocehanmu membuatku sakit perut

Tak pernah tahu jiwaku bersungut

Buihmu menandingi laut tak pernah surut

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD KEARIFAN LOKAL

Materi Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

LKPD POTENSI SDA KLS 8