PUISI PAGI
Pagi
Deru suara
kereta berdecit terdengar menuai bingar
Berlari lincah
sambil berteriak Bahagia suara bocah
Baris berjejer dipinggir sawah dengan seribu cerita
Tiada henti diselingi deraian tawa Kian Bahagia
Hariku cerah menyambut kilauan emas warna Mentari
Berebut sinar
semburat menghangatkan raga
Disela hembusan bayu semilir bisikan angin
Seakan bersorak meyibak balutan tubuh Dan hijab
Kupalingkan wajah Dari terpaan sinarmu yang menyilaukan
Messi kutantang pandang mataku tiada tahan bertemu
Seakan menghujam menusuk tulang meremuk badan
Menjalarkan hangat direlung sukma, menebar semangat
menggapai asa
Sawah berhias padi hijau menghampar bak gelaran ribuan tikar
Dambaku
bersua Bersama bercerita sejuta penggalan kehidupan
Mengingat waktu yang Kian berpacu diburu batas yang tak
pasti
Biarkan rehat barang sejenak menikmati semilir angin buaian
pagi
Komentar
Posting Komentar