PUISI DAMBAAN
1.
Dambaan
Wajah-wajah lugu tak sesuai jasad
Tua membungkuk berharap tegap
Mamaksa keadaan sesuai keinginan
Tak pernah
mengerti arti pengorbanan
Hanya
asik dengan kebisingan suara terpekik
Biuh- buih bisik tanpa makna kian terlontar
Hiruk pikuk memancing harap damba kedamaian
Jelas terlihat semrawut dalam kekalutan
Tak pernah bahagia dalam keterpurukan zaman
Tak ada
penopang yang kokoh sabagai sandaran
Hanya bualan bualan bohong yang meninabobokan
Meski tahu renta dalam kesengsaraan
Yang ditunggu keajaiban datang menjelang
Karena bosan dengan pelayan kepalsuan
Sudah tak berdaya mengangkat bahu tertahan
Sudah jera dengan fatwa yang menyengsarakan
Hanya menunggu berahir masa kehidupan
Jangan tambah Lelah masa penantian
Bukan kemegahan yang didambakan
Hanya kedamaian di ahir perjalanan
Komentar
Posting Komentar