PUISI LAMUNAN
1.
Lamunan
Melamun di ujung senja melawan waktu seakan bisu
Tiktuk tiktuk jam dinding berdegup
Bagaikan hembusan nafas kian terhempas
Melingkar tanganmu membelai badan
Mengelus halus rambutmu nan tulus
Kupandang
matamu mendalam dalam kelam
Kucari cinta
hati nan dalam mata terpejam
Dalam buaian
sang dewi malam
Bilakah
suara kita tertahan tak kuasa bicara
Karena
semua tak rela berlalu tanpa kau pujaan
Duniaku ada
bersamamu dalam bahtera
Bagai kapal
tertaut tali dalam jangkar samudera
Bidukku bisa
melaju karena dayung kita bersambut
Tanpa Lelah kau menaungiku
dari topan dan petir
Walau layarmu kadang terhempas Kian Lepas
Namun samudera hatimu tetap memeluk erat jiwaku
Kaulah pujaan dikala bintang bertandang
Kau juga dambaan Kala surya terang bercahaya
Seandainya hamba berdaya
Hingga nirwana kita Bersama
Komentar
Posting Komentar