Perdagangan Internasional

Bismillah dengan ijin Allah masih bisa melaksanakan segala aktifitas dengan sehat dan bahagia

BAB 3.

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

A.   Pengertian Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Perdagangan  internasional dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan jual beli yang dilakukan dua pihak yang berbeda negara. Sistem ini melibatkan antar negara, pihak individu, dan perusahaan yang melakukan perdagangan dengan pihak dari negara lain.

Tujuan yang paling utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan di suatu negara yang tidak tersedia di negara tersebut, namun kebutuhannya terdapat di negara lain. Sebagai contoh, negara Indonesia membutuhkan produk mesin, namun produk tersebut hanya tersedia di Jepang. Maka, Indonesia dan Jepang bisa melakukan perdagangan internasional.

B.    Tujuan Perdagangan Internasional

Selain untuk memenuhi kebutuhan suatu negara yang tidak ada di negaranya, perdagangan internasional memiliki beberapa tujuan lain, seperti:

Memperluas pasar (wilayah perdagangan) dan meningkatkan produksi

Meningkatkan devisa negara melalui kegiatan ekspor produk ke negara lain.

Meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi, menstabilkan harga barang, dan menyerap      banyak tenaga kerja.

Melakukan transfer teknologi modern untuk membantu meningkatkan efisiensi dalam proses produksi. 

Mendorong terbentuknya sumber daya manusia yang semakin mahir, terampil, dan unggul untuk mengikuti perkembangan teknologi.Top of Form

C.   Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

I.  Perbedaan Sumber Daya Alam

Faktor pendorong perdagangan Internasional adalah letak geografis setiap negara berbeda-beda, inilah yang mempengaruhi kekayaan SDA (Sumber Daya Alam) sebuah negara serta membuat negara dan lainnya akan berbeda.

2. Keinginan untuk memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara

Contohnya, setiap transaksi ekspor-impor, negara akan menerima pendapatannya berupa pajak barang

3. Perluasan Target Pasar

 Contohnya, Negara Indonesia memproduksi timah dan memasarkannya ke beberapa negara. Namun karena pemerintah takut terjadinya kelebihan jumlah produksi, maka pihak pemerintah Indonesia melakukan kerja sama hubungan antar negara lewat perdagangan international tersebut. 

4. Kondisi Iklim Berbeda-beda

Contoh perdagangan international dengan kondisi iklim adalah Indonesia sebagai produsen tempe terbesar di dunia, sebab mayoritas masyarakatnya suka mengkonsumsi tempe. Sayangnya Indonesia mempunyai kualitas kedelai yang kurang baik dikarenakan iklim yang tidak cocok untuk kedelai. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas tempe Indonesia, mereka harus mengimpor kedelai dari negara dengan kualitas kacang kedelai yang terbaik tentunya.

5.  Meningkatkan Kualitas SDM (Sumber Daya Manusia)

Ketika persaingan kualitas dipasar bersaing, maka SDM (Sumber Daya Manusia) juga harus ikut ditingkatkan agar dapat bersaing untuk meningkatkan kualitas diri masing-masing sehingga tidak kalah dari berbagai kompetitornya.

6. Transportasi Antar Negara

Dengan adanya transportsi antar negara dapat mempermudahkan suatu negara melakukan kegiatan perdagangan internasional. Contohnya pada transportasi darat (kereta api, trucking,dll), udara (pesawat terbang), dan laut (kapal), dengan jangka waktu ekspor dan impor barang yang relatif lebih cepat.

7. Meningkatkan Kualitas Produk Lokal

masuknya produk luar ke dalam negeri akan memberi persaingan juga bagi para pengusaha dalam meningkatkan produk.

8. Rasa Saling Membutuhkan

contohnya negara Turki meminta Indonesia menyuplai kopi untuk kebutuhan coffee shop yang ada di Turki, sebaliknya juga Indonesia membutuhkan supplai anggur terbaik di Turki untuk kebutuhan konsumsi buah-buahan domestik, sehingga diperlukan kesadaran saling membutuhkan disini. Jika sudah ada kesadaran saling membutuhkan antara satu sama lainnya, maka tidak ada kesulitan yang bisa lebih mudah teratasi.

9. Hubungan Diplomatik Negara

   Hubungan diplomatik adalah hubungan resmi yang dibangun antar negara dalam menjalin persahabatan. Dengan demikian, jika tidak adanya hubungan diplomatic antar negara yang baik maka tidak adanya pun perdagangan internasional. Dan faktor diplomatic negara ini yang terpenting dan harus dinomor satukan.

10. Era Globalisasi atau Pasar Global

Kondisi pasar global memaksa setiap negara harus ikut serta didalamnya, sebab setiap negara pasti membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhannya. Atas pemenuhan kebutuhannya tersebut membuat beberapa tahapan siklus akuntansi menjadi terlaksana

D.    Manfaat Perdagangan Internasional

Kegiatan ini bisa memberikan beberapa manfaat dan keuntungan bagi masing-masing negara yang saling terlibat. Berikut ini beberapa manfaatnya adalah:

a.  Mempererat hubungan antar negara, baik secara bilateral maupun multilateral.

b. Kemungkinan beberapa negara akan saling membantu seperti mempercepat proses 

    pembangunan.

c. Investor asing dapat menginvestasikan modalnya ke beberapa proyek pemerintah

    maupun swasta di negara lain yang potensial dan strategis sehingga negara tersebut

    mendapatkan devisa.

d. Meningkatkan kesejahteraan bagi suatu negara melalui pendapatan nasional.

e. Mempermudah kehidupan masyarakat dalam memperoleh barang-barang yang tidak

   bisa diproduksi oleh negeri sendiri.

f. Dapat memperluas kesempatan kerja karena membantu dibukanya berbagai lapangan

   kerja.

g. Mendapatkan keuntungan internal dan eksternal.

Perdagangan internasional mendorong sebuah kebebasan dalam tindakan ekonomi sehingga dapat menjadi sebuah peluang untuk menambah kekayaan negara. Selain itu, kebebasan ekonomi mampu mendorong semua produsen untuk meningkatkan kualitas barang agar dapat bersaing di pasar internasional (global). 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD KEARIFAN LOKAL

Materi Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

LKPD POTENSI SDA KLS 8